Hutan Wisata Oeluan Jadi Primadona, DPRD Janji Perjuangkan Anggaran

oleh -41 views

 

Ketua Komisi II DPRD Provinsi NTT, berjanji perjuangkan politik anggaran, dalam rangka mendorong keberadaan Hutan Wisata Oeluan. Pasalnya, lokasi Hutan Wisata Oeluan, memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata dan belajar terutama mengenai hutan dan lingkungan hidup.

Pembangunan lokasi wisata alam Oeluan menjadi primadona dan memiliki daya pikat tinggi yang dapat menggaet dan mendatangkan wisatawan. Selaku Ketua Komisi II dan mitra Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), pihaknya sedapat mungkin melalui politik anggaran, akan terus mendukung objek wisata alam tersebut.

“Masyarakat sudah bisa memanfaatkan obyek wisata alam ini untuk berwisata dan belajar. Memang untuk pembangunan masih minim dan sederhana karena keterbatasan anggaran dan diupayakan secara bertahap. Sebagai Ketua Komisi B yang bermitra langsung dengan Dinas LHK, sedapat mungkin akan kami perjuangkan melalui politik anggaran,” ungkap Ketua Komisi II, Kasimirus Kolo, saat launching Hutan Wisata Oeluan, Jumat (28/5).

Menurut Kasimirus, Hutan Wisata Oeluan nantinya akan dikerjasamakan oleh UPTD KPH bersama koperasi. Pihak koperasi sebagai pengembang diharapkan dapat melakukan pengembangan di hutan wisata tersebut dan melengkapi fasilitas-fasilitas yang masih kurang. Pihaknya bersama Dinas LHK akan terus berdiskusi dan melihat usulan program pengembangan hutan wisata tersebut.

“Koperasi yang harus mengembangkan itu. Pemerintah sudah menyediakan fasilitas tinggal koperasi yang bisa mengembangkan dalam pembinaan dan pengendalian UPTD KPH.Kita harapkan agar ada penataan dan dipoles lebih baik. Fasilitas pendukung yang perlu ditambahkan yakni kantin, jalan yang menghubungkan antar fasilitas, tempat penampungan sampah termasuk keamanan,”pungkasnya.

Bupati TTU, Juandi David, dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setda TTU, Ferdinandus Lio, mengatakan, Pemerintah Kabupaten TTU berterima kasih kepada Kepala Dinas LHK Provinsi NTT yang melalui UPTD KPH Timor Tengah Utara telah mengembangkan Kawasan Hutan Produksi Oeluan menjadi Hutan Wisata yang tentu akan bermanfaat bagi masyarakat.

Saat ini, berbagai daerah di Indonesia gencar mengembangkan pariwisatanya dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara di daerah lain meningkat secara signifikan setiap tahunnya yang berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah Kabupaten TTU pun terus menggalakkan pengembangan pariwisata di daerah tersebut, karena pembangunan kepariwisataan memiliki arti yang sangat penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dari sisi ekonomi misalnya, pembangunan sector pariwisata memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Domestik Bruto, baik melalui devisa maupun perputaran ekonomi, dapat membuka peluang usaha jasa pariwisata baik langsung maupun tidak langsung.

Kepala Dinas LHK Provinsi NTT, Ondy Cristian Siagian dalam sambutannya mengatakan pengembangan ekowisata menjadi menjadi fenomena yang menarik saat ini karena di tengah pandemi Covid-19 yang terus berlangsung, hutan menjadi sumber oksigen terbaik bagi manusia. Dalam diskusi-diskusi yang dibangun pihaknya di lingkup kehutanan, diketahui bahwa ke depannya hutan menjadi tujuan manusia untuk melakukan aktivitas terutama untuk meningkatkan imunitas tubuh yang biasa disebut dengan forest healing atau forest therapy. Hal tersebut sangat dibutuhkan terutama bagi yang masih sehat atau yang sempat terkena Covid-19 dan sembuh.

Menurut Siagian, hutan tempat yang terbaik untuk memperbaiki paru-paru dan menghirup udara segar. Hutan juga memberikan oksigen yang baik karena daun mengeluarkan oksigen dan menyerap racun dari tubuh manusia. Untuk itulah, pihaknya sedang mendengungkan ajakan untuk kembali bermain dan berwisata di hutan.

Turut hadir dalam launching tersebut, Kepala Dinas LHK Provinsi NTT, Ondy Cristian Siagian, Ketua Komisi II DPRD Provinsi, Kasimirus Kolo, Asisten II Setda TTU, Ferdinandus Lio, Kepala UPDT KPH Kabupaten TTU, Hendrikus F.R Rodja, Perwakilan Kodim 1618/TTU, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, Camat Noemuti, Kapolsek Noemuti serta tamu undangan lainnya.

Dengan dilaunchingnya Hutan Wisata Oeluan, masyarakat dan wisatawan dibolehkan mengunjungi dan menikmati aneka fasilitas hiburan serta penginapan yang ada seperti, rumah pohon, panggung terbuka, spot foto, sepeda udara rel ganda, flying fox lintasan seratus meter, lapak jualan masyarakat dan kolam pemandian anak dan dewasa. (Ra)