Warga Boikot Mata Air Bon’leu, PDAM Tempuh Jalur Hukum

oleh -33 views

 

Kebijakan refocusing anggaran yang menghilangkan item pembangunan infrastruktur jalan menuju Bon’leu oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), berujung konflik. Pasalnya, warga Desa Bonle’u, Kecamatan Tobu, nekat memutus aliran air dengan cara merusak jaringan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) TTS.

Aksi perusakan pipa PDAM oleh sekelompok masyarakat Bon’leu mengakibatkan warga TTS yang bergantung air bersih pada PDAM, terpaksa harus merogoh kocek guna memperoleh air bersih.

Direktur PDAM TTS, Lely Hayer, pada Minggu (30/5/2021), tak tinggal diam setelah mengetahui aksi tersebut. Ia lalu menempuh jalur hukum dengan melaporkan aksi sekelompok warga ke pihak Polres TTS, dengan tuduhan perusakan fasilitas pipa milik PDAM.

Saat mendatangi Polres TTS, Direktur PDAM didampingi perwakilan dari Pemda TTS yakni Pelaksana tugas Kepala Bappeda, Johanis Benu, Kasat Pol PP, Yopic Magang, serta sejumlah staf bagian Hukum Setda TTS.

Laporan polisi tersebut tertuang dalam nomor LP/133/V/Polres TTS/2021, dengan tuduhan perusakan fasilitas milik PDAM TTS oleh sekelompok warga Bon’leu. Dalam laporan tersebut disebutkan adanya peristiwa pemutusan dan dugaan perusakan jaringan pipa tersebut oleh sekelompok warga yang belum diketahui identitas mereka.

Lely juga menyebut, aksi tersebut terjadi pada Minggu (30/5/2021), sekira pukul 11.30 Wita. Dugaan sementara peristiwa itu terjadi dipicu kekecewaan warga menyusul adanya kebijakan refocusing anggaran yang menghilangkan item pembangunan infrastruktur jalan menuju Bon’leu oleh Pemerintah Daerah Kabupaten TTS.

Atas kejadian tersebut, pelayanan air bersih dari PDAM untuk warga di wilayah Kapan, Kota Soe dan daerah sekitarnya mengalami kelumpuhan total. Warga terpaksa harus merogoh kocek untuk memperoleh air bersih demi memenuhi kebutuhan.

Kapolres Timor Tengah Selatan, AKBP Andre Librian, ketika dikonfirmasi media ini, Senin (31/5/2021) membenarkan, pihaknya telah menerima laporan polisi dari Direktur PDAM TTS, Lely Hayer. Dalam laporan tersebut, pihak PDAM TTS, malaporkan dugaan perusakan fasilitas pipa PDAM.

Terhadap laporan Direktur PDAM TTS, tambah, AKBP Andre, pihaknya akan segera melakukannya penyelidikan atas dugaan perusakan fasilitas pipa milik PDAM TTS.

“Benar sudah ada laporan. Selanjutnya kami akan melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana tersebut,” tandasnya.(Ec)