Garang Dalam Penegakkan Hukum, Kajari TTU Tak Lupakan Nilai Kemanusiaan

oleh -63 views

Voiceoftimor.com, Kefamenanu- Kendati tegas dalam pemberantasan korupsi, namun Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Utara (TTU), Roberth Jimmy Lambila tidak melupakan sisi kemanusiaan. Hal tersebut terbukti dengan kunjungannya bersama Kasi Intel, Benfrid C. Foeh, dan Kasi Pidsus, Andrew Keya, ke Sel Tahanan Polres TTU untuk menyambangi 16 orang tahanan jaksa yang tengah dititipkan di sana. Selain para tahanan jaksa, Roberth bersama para jaksa juga menyambangi 11 orang tahanan penyidik Polres TTU.

Pada kesempatan itu, Roberth membagikan alkitab kepada para tahanan yang beragama Kristen dan Katolik. Roberth juga memberikan penguatan kepada para tahanan untuk tabah, sabar, dan ikhlas menjalani proses hukum yang sementara berjalan. Proses hukum tersebut harus dimaknai sebagai suatu peristiwa iman, bukan sebagai hukuman Tuhan melalui tangan aparat hukum, tetapi bentuk belas kasihan Tuhan kepada umatnya.

“Melalui proses ini, setiap tahanan harus lebih dekat dengan Tuhan, lebih banyak merenung, dan membaca firman Tuhan,”ungkap Roberth, Sabtu (05/06/2021).

Roberth juga menghimbau para tahanan agar jangan percaya apabila ada oknum-oknum yang mengatasnamakan jaksa atau Kajari TTU menjanjikan dapat membantu meringankan hukuman dengan imbalan-imbalan tertentu berupa uang dan barang. Apabila hal itu terjadi, para tahanan harus segera melapor kepada pihak Kejaksaan

Ia menegaskan proses penegakan hukum di Kejari TTU telah berubah. Pihaknya akan menuntut secara objektif berdasarkan bukti dan fakta yang ada dengan tetap mempertimbangkan perbuatan terdakwa. Pihaknya juga mempertimbangkan hal-hal yang meringankan dan memberatkan serta memperhatikan rasa keadilan masyarakat

“Proses hukum yang dilakukan oleh Kejari TTU Ini merupakan bentuk penegakan hukum yang bermartabat dan humanis. Para tahanan juga adalah saudara kita, hukum tetap ditegakkan, tetapi kemanusiaan jangan hilang,”pungkas Roberth. (Ra)