Granat Fragmentasi MK Aktif Ditemukan di Plafon Rumah Warga

oleh -116 views

Voiceoftimor.com, Kupang-Warga Oeba, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), digegerkan dengan temuan sebuah bahan peledak jenis granat fragmentasi MK yang masih aktif, di plafon rumah warga setempat.

Granat tersebut belakangan diketahui ditemukan di atas plafon rumah milik almarhum Habel Malelak yang beralamat di Jalan Alor nomor 34, RT 001/RW 002, Kelurahan Fatubesi, pada Sabtu (5/6/2021).

Atas penemuan tersebut, keluarga almarhum selaku pemilik rumah, Neny Malelak, berinisiatif mendatangi Polsek Kelapa Lima dan melaporkan temuan tersebut. Polsek Kelapa Lima, dipimpin Aipda Mick Terru, kemudian bergerak cepat mendatangi tempat kejadian.

Setibanya di lokasi kejadian, pihak kepolisian lalu mengimbau seluruh warga setempat yang tengah berkerumun agar menjauhi lokasi. Hal tersebut bertujuan menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Berdasarkan penuturan Imanuel Banik, mulanya penemuan granat tersebut diketahui saat dirinya membongkar seng atap rumah milik almarhum Habel Malelak untuk direnovasi. Proses pembongkaran atap rumah berjalan seperti biasanya.

Saat pembongkaran hampir selesai, ia melihat sebuah peti yang berisi sebuah benda menyerupai granat. Kecurigaan yang tinggi memaksanya mendekat memastikan benda tersebut dan benar adanya. Ia lalu memberitahukan temuan tersebut kepada pemilik rumah, kemudian menyarankan segera melaporkan ke Polsek setempat.

Hal senada disampaikan, Marselina Rihi Malelak. Menurut Marselina, ia tinggal di rumah tersebut sejak tahun 1961, bersama ayahnya yang tak lain adalah Almarhum Habel Malelak. Ayahnya merupakan pensiunan TNI AD yang saat itu berdinas di bagian perlengkapan persenjataan.

“Almarhum Bapak saya pensiunan TNI AD. Beliau meninggal dunia tahun 1995. Semasa dinas, beliau bertugas di bagian perlengkapan persenjataan. Kemungkinan barang itu peninggalan dari Bapak,” kisahnya.

Menurut Marselina, ia juga baru mengetahui keberadaan barang tersebut dari tukang bangunan yang tengah merenovasi atap rumah tersebut, pascadihantam Siklon Tropis Seroja, yang melanda NTT, April 2021, lalu.

Atas laporan itu, Polsek Kelapa Lima berkoordinasi dan melaporkan hal itu ke komando atas dan tak lama berselang, Tim Penjinak Bom Satuan Brimobda Polda NTT diterjunkan ke lapangan guna melakukan evakuasi terhadap granat tersebut.

Dari hasil pemeriksaan Tim Penjinak Bom Satuan Brimobda Polda NTT di lokasi kejadian, diketahui granat tersebut merupakan jenis fragmentasi MK dan hanya tinggal cangkang saja. Unit Penjinak Bom Satuan Brimobda Polda NTT lalu mengamankan untuk dilakukan pemeriksaan.

Dugaan sementara, benda tersebut merupakan simpanan almarhum Habel Malelak. Pasalnya, almarhum semasa hidup sempat berdinas sebagai prajurit TNI pada bagian perlengkapan persenjataan.(Ec)