Angin Segar Untuk Tenaga Kontrak, Gaji Naik dan Dibayar Rutin Perbulan

oleh -1.055 views

Voiceoftimor.com, Kefamenanu- Tenaga kontrak guru di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Utara (TTU) mendapatkan angin segar. Pemerintah Kabupaten TTU akan mengubah sistem pembayaran gaji, yang sebelumnya dibayarkan sekaligus pada akhir tahun anggaran, dengan sistem pembayaran rutin setiap bulannya. Selain itu, besaran gaji tenaga kontrak guru juga akan dinaikkan, dari sebelumnya Rp 1.250.000, menjadi Rp 1.500.000 per bulan.

Pemerintah Daerah juga akan segera memproses pembayaran hak para guru selama 6 bulan masa kerja, terhitung sejak Januari hingga Juni 2021. Kesejahteraan para tenaga kontrak guru akan benar-benar diperhatikan karena beban kerja dan pengabdiannya setara dengan PNS aktif.

”Beberapa hari kedepan setelah penyerahan SK ini, kita akan  proses  pembayaran gaji untuk 6 bulan terhitung Januari sampai Juni 2021. Ke depan, gaji para tenaga kontrak akan dibayarkan setiap bulan. Kita akan upayakan untuk menaikkan besaran gaji tenaga kontrak guru, karena beban kerja mereka juga setara dengan PNS,” jelas Bupati TTU, Juandi David, saat membagikan Surat Keputusan (SK) Tenaga Kontrak Daerah kepada guru-guru SD dan SMP di lingkup Pemkab TTU, di Gedung Bale Biinmaffo, beberapa waktu lalu.

Juandi berharap para tenaga kontrak guru dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya di sekolah sebaik mungkin. Para tenaga kontrak juga harus disiplin dan menjadi menjadi teladan serta penggerak pembangunan di bidang pendidikan.

Ia menambahkan sudah saatnya semua komponen masyarajat bersatu padu bergandengan tangan untuk kemajuan daerah TTU. Tidak ada lagi pengkotak-kotakan. Seluruh komponen masyarakat harus bersatu-padu menunjukkan kerja dan prestasi demi kemajuan bangsa dan daerah.

Untuk diketahui, sebanyak 1712 guru kontrak daerah di Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (9/6/2021) menerima surat keputusan (SK) sebagai tenaga kontrak dari Bupati TTU, Juandi David. Ke-1712 guru kontrak yang menerima SK tersebut terdiri dari 835 guru SD dan 877 guru SMP.(Ra)