Sarangan Balon Api Palestina, Picu Serangan Israel ke Markas Hamas di Gaza

oleh -217 views

Voiceoftimor.com, Jakarta- Angkatan udara Israel kembali melancarkan serangan ke Jalur Gaza pada Rabu (16/6/2021) pagi setelah gerilyawan di wilayah Palestina itu mengirim banyak balon udara berisikan api ke selatan Israel.

Serangan udara ini menandai bentrokan terbaru antara Israel dan milisi di Gaza sejak gencatan senjata pada 21 Mei lalu. Serangan ini juga merupakan yang pertama dilakukan Israel sejak dipimpin oleh pemerintahan baru Perdana Menteri Naftali Bennett.

Menurut sumber keamanan di Palestina, angkatan udara Israel menargetkan setidaknya satu fasilitas di timur Kota Khan Younes, selatan Gaza.

Seorang jurnalis foto AFP di Khan Younes melihat ledakan tersebut. Sementara itu, militer Israel mengatakan bahwa dalam menanggapi “balon pembakar”, jet tempurnya menyerang kompleks militer milik Hamas.

Balon-balon tersebut dilaporkan sempat menyebabkan 20 kebakaran di selatan Israel. Militer Israel menambahkan bahwa “fasilitas dan tempat pertemuan untuk operasi teror” di Khan Younes menjadi sasaran gempuran mereka.

Sekitar 1.000 apartemen, kantor, hingga pertokoan dilaporkan hancur selama pertempuran 11 hari Hamas-Israel di Gaza pada Mei lalu. Perang 11 hari itu menewaskan 260 warga di Gaza dan 13 orang dari sisi Israel.

Pada konflik sebelumnya, gencatan senjata diberlakukan di Jalur Gaza pada Jumat (21/5/2021), dini hari, setelah Mesir menengahi kesepakatan antara Israel dan Hamas untuk menghentikan konflik yang telah berlangsung selama 11 hari.

Ribuan orang di Gaza dan wilayah Palestina turun ke jalan untuk merayakan gencatan senjata, mengibarkan bendera, dan mengibarkan tanda V sebagai simbol kemenangan.

Setidaknya 232 warga Palestina, termasuk 65 anak-anak, tewas dalam pengeboman Israel. Sedangka di pihak Israel, 12 orang, termasuk 2 anak tewas. (Berita ini telah ditayang di CNN Indonesia) (rds/dea/Ar)