Cluster Pelaku Perjalanan Menyumbang Angka Pasien Positif Covid-19, Kinerja Petugas Posko Perlu Dievaluasi

oleh -590 views

Voiceoftimor.com, Kefamenanu – Kasus penularan COVID-19 di Kabupaten Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), terus bertambah. Sebanyak 14 orang dinyatakan positif Covid-19. Hal tersebut diketahui setelah Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten TTU melakukan tracking terhadap, sejumlah pelaku perjalanan yang bekerja di Pos Lintas Batas Napan (PLBN).

Dengan penambahan jumlah pasien positif Covid-19 tersebut, maka wilayah Kabupaten TTU masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19. Masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dan menghindari kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang.

Berdasarkan data yang diterima dari Juru Bicara Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten TTU, Kristoforus Ukat, Senin (5/7/2021), menyebutkan pada Sabtu (4/7/2021) lalu, pihaknya melakukan rapid antigen terhadap sejumlah pelaku perjalanan yang bekerja di proyek pembangunan PLBN Napan, Kecamatan Bikomi Utara.

Dari hasil Rapid tersebut, ditemukan 9 orang pelaku perjalanan dari luar NTT dinyatakan positif. Tim satgas kemudian melakukan tracking terhadap para pekerja lokal yang memiliki kontak erat dengan pasien tersebut. Dalam tracking kontak erat dan pengambilan rapid antigen 5 orang warga lokal turut dinyatakan positif, dengan rincian 2 orang dari Desa Napan dan 2 orang dari Kelurahan Sasi, serta 1 orang dari Oelami.

Kristoforus menyebut, saat ini, para pasien telah dibawa ke Rumah Sakit Darurat Rusunawa Kefamenanu untuk menjalani karantina. Dengan penambahan jumlah pasien positif Covid-19 tersebut, maka wilayah Kabupaten TTU tetap pada dalam zona merah penyebaran Covid-19 dengan jumlah pasien terpapar Covid-19 57 orang.

“Ada penambahan 14 orang pasien yang terpapar Covid-19. 9 orang merupakan pelaku perjalanan dari luar NTT yang bekerja sebagai tukang di proyek PLBN Napan. Lalu pemeriksaan rapid antigen terhadap warga lain yang memiliki kontak erat Ditemukan 5 orang. 2 dari Desa Napan, 2 dari Kelurahan Sasi dan 1 orang dari Oelami. Saat ini sudah dikarantina. 12 orang di Rusunawa dan 2 orang di ruang tekanan negatif RSUD Kefamenanu,” ungkapnya.

Kristoforus menambahkan, perlu adanya pembatasan sementara terhadap kegiatan-kegiatan masyarakat yang bersifat mengumpulkan banyak orang. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan adanya peningkatan kasus. Masyarkat diimbau untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan covid karena trend peningkatan kasus di wilayah Kabupaten TTU meningkat setiap harinya. (Ra)