Miris, Ternyata Usai Keroyok Korban, Ini yang dilakukan Satgas Covid

oleh -3.935 views

Voiceoftimor.com, Sikka – Sungguh sangat menyedihkan nasib yang menimpa korban, Emanuel Manda, warga Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka. Bagaimana tidak, usai dikeroyok hingga babak belur pada Selasa malam (6/7/2021) oleh petugas Covid 19, korban bukannya diantar ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis, melainkan malah diarak keliling menggunakan  mobil patroli, untuk menegur warga lainnya yang tak taat protokol kesehatan.

“Usai pukul suami saya, mereka buang dia ke atas mobil patroli lalu dibawa dengan paksa keliling pemukiman warga. Mungkin, niat mereka, supaya menakut-nakuti warga atau saja niat petugas gabungan itu, supaya darah yang ada pada pelipis mata dan dahi itu, keluar terus agar suami saya mati perlahan -lahan. Atau entah apa maksud mereka. Pokoknya terlalu sadis mereka perlakukan suami saya” Kisah istri korban, Novayanti Alfrida Piterson, pertelepon Kamis, (8/7/2021).

Novayanti menjelaskan, setelah dibawa oleh satgas dan keliling rumah warga menggunakan mobil patroli, ia bersama teman-teman nekad mengikuti petugas  untuk meminta agar suaminya segera diantar ke rumah sakit agar bisa diselamatkan.

Setelah mendapatkan perawatan dari petugas medis di rumah sakit, pihaknya langsung melaporkan kasus pengeroyokan tersebut ke pihak kepolisian. Dalam laporan polisi bernomor LP/154/B/VII/2021/SPKT/POLRES SIKKA/POLDA NTT itu pihaknya melaporkan kasus pengeroyokan yang mengacam keselamatan jiwa korban. Ia berharap para pelaku bisa di berikan sanksi tegas karena mereka telah lalai dan melaksanakan tugas melampaui kewenangan mereka.

“Kami sudah buatkan laporan kepolisian dan sedang dalam penelusuran pihak polisi. Kami harap dengan laporan ini pihak polisi bisa bekerja secara profesional dan para pelaku diberikan sanksi setimpal dengan perbuatannya. Sebab petugas yang waktu itu melaksanakan tugas menyangkal telah melakukan penganiayaan terhadap suami saya. Kami harap polisi bisa mengungkap siap saja pelaku yang waktu itu melakukan penganiayaan untuk suami saya.”pinta Novayanti. (Man)