Empat Warga Dilaporkan Meninggal Karena Covid-19, Warga Diminta Lindungi Diri

oleh -1.109 views

Voiceoftimor.com, Kefamenanu – Angka kematian akibat covid-19 di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) semakin bertambah menyusul meningkatnya jumlah pasien positif covid-19 di wilayah tersebut. Memasuki tiga pekan terakhir ini, terhitung ada empat pasien positif covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia. Rentetan kematian akibat covid-19 itu diawali dengan kematian Almarhum Yohanes Antoin Romeo, dari cluster Desa Maurisu, pada Kamis (24/6/2021), kemudian berturut-turut Almarhumah EF pada Kamis (8/7/2021), Almarhum KU pada Jumat (9/7/2021), dan Almarhum S pada Senin (12/7/2021).

Almarhum S, 50, merupakan warga Eban, Kecamatan Miomaffo Barat yang diketahui dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Leona Kefamenanu pada Sabtu (10/7/2021) dengan riwayat penyakit sesak nafas, batuk, comorbid DM tipe II, dan AKI. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis di rumah sakit tersebut, hasil rapid antigen Almarhum menderita pneumonia bilateral.

Setelah menjalani perawatan secara intensif di RSLeona Kefamenanu, Almarhum S akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (12/7/2021) sekira pukul 06.12 Wita. Penyebab mematian Almarhum sesuai dengan rilis pihak rumah sakit adalah covid-19 gejala berat, DM tipe II, AKI, dan pneumonia bilateral.

“Benar, dalam dua pekan ini ada empat orang pasien covid-19 yang meninggal dunia. Terakhir adalah Almarhum S, warga Eban yang meninggal pada Senin (12/7/2021) pagi. Almarhum sudah tiga hari menjalani perawatan intensif di RS Leona Kefamenanu dengan beberapa riwayat penyakit bawaan termasuk covid-19,”jelas Juru Bicara Satgas Pencegahan dan penanganan Covid-19 Kabupaten TTU, Kristoforus Ukat, Senin (12/7/2021).

Kristoforus menambahkan Almarhum S sudah dimakamkan secara protokol kesehatan di Tempat Pemakaman Umun (TPU) khusus covid-19, Bijaelsunan. Keempat pasien positif covid-19 yang meninggal dunia rata-rata telah berumur 50 tahun ke atas dan memiliki riwayat penyakit lain selain covid-19. Untuk itu, ia mengimbau para lansia agar tetap berada di rumah dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (Ra)