Polisi Selidiki Isu Pencurian Organ Tubuh Pasien Covid-19

oleh -192 views

 

Voiceoftimor.com, Jakarta – Kepolisian Resor Jember mengusut isu dugaan rumah sakit mengambil organ tubuh jenazah Covid-19 di Jawa Timur. Isu tersebut telah memicu perebutan jenazah oleh pihak keluarga yang menduga bola mata kerabatnya sudah dicongkel pihak rumah sakit.

Peristiwa ini terjadi di Desa Pace, Kecamatan Silo, pada Sabtu (24/7/2021) malam. Warga mengambil paksa jenazah pasien Covid-19 setelah mereka merusak mobil ambulans yang mengangkut jasad kerabatnya.

Kepala Polres Jember AKBP Arif Rachman mengatakan isu pihak rumah sakit curi organ tubuh jenazah Covid-19 telah memicu persepsi miring masyarakat.

“Menyebar informasi hoaks akan kami usut. Sekarang masih dalam penyelidikan,” kata Arif, Senin (26/7/2021), dikutip media ini dari CNN Indonesia.

Polisi memastikan bahwa organ tubuh jenazah lengkap, sebagaimana telah diselidiki oleh Polsek Silo.

Kejadian itu bermula ketika jenazah laki laki yang semula dirawat di salah satu rumah sakit di Jatim itu meninggal dunia dengan kondisi mata mengeluarkan darah. Namun setelah dicek ternyata bola mata dan seluruh bagian tubuhnya lengkap.

Beruntung polisi langsung membubarkan aksi masa itu. Kendati demikian polisi tetap melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Insiden perusakan mobil ambulans terkam video amatir sehingga viral di media sosial. Video rekaman memperlihatkan warga desa merusak mobil ambulans dengan memecah kaca.

Sementara jenazah dalam ambulans diambil paksa untuk kemudian dilakukan pemulasaran tanpa menggunakan protokol kesehatan. Aparat Satgas yang berpakaian APD terlihat tak berdaya atas ulah warga tersebut.

Peristiwa serupa sebelumnya juga dikabarkan terjadi di Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, pada Minggu (17/7/2021) malam. Dalam insiden ini petugas saat membawa jenazah pasien Covid-19 diperlakukan kasar oleh sejumlah warga. Namun seiring mediasi oleh pemerintah, warga dan petugas Covid-19 berakhir damai.(nrs/gil/Ar)