Covid-19 Terus Mengancam, Pemerintah Perpanjang Masa PPKM

oleh -58 views

 

Voiceoftimor.com, Kefamenanu – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara kembali memperpanjang masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Skala Mikro. Perpanjangan masa PPKM Skala Mikro tersebut tertuang dalam Surat Instruksi Bupati TTU Nomor 11 Tahun 2021 yang dikeluarkan tanggal 23 Juli 2021 lalu. Dalam surat tersebut, Bupati TTU menginstruksikan perpanjangan masa PPKM Skala Mikro dan pengoptimalan posco Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan hingga 7 Agustus 2021 mendatang.

Perpanjangan PPKM berbasis mikro akan menjangkau hingga ke tingkat Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW). Tak hanya itu, ruang lingkup PPKM Mikro juga mencakup jam kerja pegawai di lingkungan perkantoran, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah, kegiatan di tempat ibadah dan tempat tempat umum lainnya.

PPKM Mikro dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria zonasi, pengendalian wilayah hingga ke tingkat RT/RW, maupun di lingkungan kerja. Untuk wilayah zona hijau, skenario pengendalian dilakukan dengan survelians aktif, seluruh suspek dites dan dipantau secara rutin dan berkala. Untuk zona kuning dan zona orange pengen dilakukan dengan menemukan kasus suspek, melacak kontak erat, melakukan isolasi mandiri hingga menutup rumah ibadah dan tempat umum lainnya, kecuali sektor esensial.

Sementara skenario pengendalian untuk zona merah adalah dengan PPKM tingkat RT hingga pada tingkatan melarang kerumunan lebih dari 3 orang, membatasi keluar masuk wilayah RT maksimal hingga pukul 20.00 Wita, dan meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi menimbulkan penularan Covid-19.

Selain itu, jam kerja pegawai di lingkungan perkantoran juga di atur dengan ketentuan Work from home (WFH), sebesar 50 persen dan work from ofice (WFO) sebesar 50 persen dengan ketentuan semua ASN wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sementara untuk proses belajar mengajar dilakukan secara daring atau online.

Dan untuk kegiatan disektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan atau aktivitas yang berhubungan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasi, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Tak hanya itu, untuk mendukung keberhasilan PPKM Mikro, Pemerintah juga mewajibkan setiap orang yang masuk ke TTU untuk menunjukkan identitas diri seperti KTP dan atau identitas diri lainnya kepada petugas di posko penjagaan Covid-19. Pemerintah Daerah juga, akan membangun pos Covid-19 di lokasi pasar harian dan mingguan, didalam maupun diluar kota Kefamenanu. Setiap pengunjung pasar wajib menunjukkan identitas diri kepada petugas di posco Covid-19 yang ada.(Man)