Meninggal Ditabrak, RS Siloam Vonis Positif Covid-19, Keluarga Geram dan Rebut Jenazah

oleh -1.107 views

 

Voiceoftimor.com, Kupang – Aksi perampasan jenazah kembali terjadi di Rumah Sakit (RS) Siloam Kupang, Senin (2/8/2021). Dalam sebuah video yang menghebohkan jagad maya, nampak puluhan orang yang diketahui merupakan keluarga memaksa masuk dan merebut jenazah seorang anak berusia tujuh tahun, yang meninggal dunia akibat kecelakaan di Oebelo, Kabupaten Kupang.

Setelah mengalami kecelakaan korban langsung dilarikan ke RS Siloam Kupang. Pihak medis rumah sakit itu sempat melakukan dua kali Rapid antigen terhadap korban sesaat sebelum meninggal dunia. Ternyata hasil rapid bocah malang tersebut dinyatakan positif Covid-19. Tak lama berselang sang bocah menghembuskan nafas yang terakhir dan harus dimakam sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Hal itu langsung memicu reaksi pihak keluarga. Puluhan keluarga menerobos masuk ke ruang jenazah dan merampas jasad bocah malang itu. Selain karena tidak terima Dicovidkan, pihak keluarga pun kecewa lantaran jasad sang bocah tak diurus pihak rumas sakit dan Satgas Covid-19. Pasalnya, setelah berjam-jam meninggalkan jenazah bocah malang itu tak kunjung diurus.

Pihak keluarga lalu mengambil paksa jasad bocah malang yang hanya terbungkus sehelai kain berwarna hijau dan membawa jasad keluar rumah sakit. Dalam video itu terlihat ibu-ibu yang menggotong jenazah berteriak menggunakan dialek Kupang ‘kenapa sonde urus dan kas tinggal berjam jam bagini’.

Sejumlah aparat kepolisian terlihat berupaya menenangkan pihak keluarga dan membujuk agar tidak membawa jenazah tersebut. Namun upaya pihak kepolisian tampaknya sia-sia. Keluarga tetap bersih keras menggotong jenazah hingga ke pelataran rumah sakit, lalu membawa pergi jenazah menggunakan sebuah ambulance berplat merah dan dikawal sebuah mobil PJR Satlantas. (Man)