Kantongi Bukti Permulaan Yang Cukup, Dugaan Korupsi Dana Desa Banain B Naik Status

oleh -204 views

Voiceoftimor.com, Kefamenanu – Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan mengantongi bukti permulaan yang cukup, Penyidik Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kejari TTU) akhirnya meningkatkan status penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa Banain B, Kecamatan Bikomi Utara dari penyelidikan ke penyedikan. Proses tersebut dilakukan setelah sebelumnya pihak Kejari TTU menerima laporan dari warga Desa Banain B terkait temuam penyalahgunaan dana desa di desa tersebut.

Kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut dilaporkan warga Desa Banain B ke Kejari TTU pada bulan Februari 2021 lalu. Dalam laporan tersebut, warga juga membawa serta laporan hasil pemeriksaan (LHP), Inspektorat Kabupaten TTU, yang merilis adanya temuan kerugian negara sebesar Rp. 785.400.207.

“Kita sudah tindaklanjuti laporan warga Desa Banain B terkait dugaan penyakahgunaan dana desa. Kita sudah lakukan penyelidikan dan kantongi bukti permulaan yang cukup. Kasus ini kita naikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) TTU, Roberth Jimmy Lambila, Minggu (8/8/2021).

Roberth menyebut, dalam laporan yang diterima pihaknya, warga Desa Banain B memaparkan sejumlah fakta terkait pengelolaan dana desa di desa tersebut selama kepemimpinan Kepala Desa, Yulius Kolo, sejak tahun 2017 hingga 2020. Dalam laporan tersebut, warga menyatakan bahwa persentase realisasi realisasi sejumlah proyek fisik yang bersumber dari dana desa setempat, sangat rendah dan bahkan ada proyek fisik yang tidak direalisasikan padahal anggarannya telah habis terpakai.

Selain itu, pengelolaan sejumlah anggaran di Desa Banain B,  berjalan tidak sesuai dengan harapan. Sang kepala desa merencanakan dan mengalokasikan sejumlah anggaran untuk pembangunan, jalan, lapangan sepak bola, embung serta sejumlah item pekerjaan lainnya. Kendati demikian, realisasi fisik di lapangan tak semua tuntas dikerjakan. Warga sangat berharap Kejari TTU dapat mengambil langkah guna memintai pertanggungjawaban hukum sang kepala desa.

“Setelah menerima pemaparan fakta-fakta yang terjadi di lapangan dari warga Desa Banain B, kita langsung bergerak dan melakukan penyelidikan. Kita sudah berhasil mengumpulkan bahan dan keterangan yang kita butuhkan dan mengantongi bukti permulaan yang cukup untuk selanjutnya memproses hukum kasus ini,”pungkasnya. (Man)