Pemerintah Indonesia Pulangkan Ratusan WNA Ilegal

oleh -243 views

Voiceoftimor.com, Belu – Sebanyak 352  orang Warga Negara Asing (WNA) asal Timor Leste yang diduga sebagai Anggota Organisasi PSHT dipulangkan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ke Timor Leste setelah sebelumnya masuk ke wilayah Indonesia untuk pengesaah kepengurusan PSHT. Ratusan WNA asal Timor Leste itu dipulangkan melalui pintu Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kamis (19/8/2021)

Proses pemulangan ratusan WNA asal Timor Leste itu dihadiri Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Atase Imigrasi Timor Leste, Kapolres Belu, Dandim Kodim/1605 Belu, Duta Besar RI untuk RDTL, Kepala BNPP PLBN Motaain, Koordinator Bea Cukai PLBN Motaain, Camat Tasifeto Timur yang mewakili Pemerintah Indonesia. Sementara itu, hadir pula Pemerintah Timor Leste diwakili oleh Konsulat Timor Leste untuk Indonesia, UPF, Imigrasi Timor Leste dan pihak FDTL.

“Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan hasil dari laporan terkait pendataan WNA asal Timor Leste yang menyerahkan diri di Kodim/1605 Belu, Atambua. Proses pemulangan tersebut dilakukan pada Kamis (19/8/2021). Setelah melakukan pendataan, kami membawa para WNA Timor Leste menuju PLBN Motaain untuk dipulangkan,”jelas Kepala Kantor Imigrasi kelas II Atambua, Kiemas Abdul Halim, Jumat, (20/8/2021).

Menurut Halim, para WNA diberangkatkan dengan menggunakan truk milik TNI, Polri dan truk umum. Berdasarkan data yang telah diinput, total jumlah WNA yang akan dipulangkan berjumlah 352 orang dengan rincian 328 orang laki-laki dan 24 orang perempuan. Setibanya di PLBN Motaian, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua melakukan penandatangan berkas serah terima 352 WNA Timor Leste bersama pihak Imigrasi Timor Leste yang disaksikan oleh seluruh instansi yang hadir guna proses pemulangan melalui PLBN Motaain.

Setelah dilakukan serah terima sebagai kelengkapan proses administrasi, seluruh WNA Timor Leste tersebut dipulangkan melalui PLBN Motaain dan diawasi ketat oleh pihak TNI dan pihak UPF selaku Keamanan Timor Leste.

Duta Besar RI untuk RDTL, Sahat Sitorus, saat pemulangan para WNA asal Timor Leste tersebut mengatakan di tengah pandemi saat ini, perlu dilakukan pemulangan terhadap seluruh WNA Timor Leste agar tidak terpapar Covid 19. Para WNA Timor Leste yang masih berada di wilayah NTT wajib dipulangkan secara baik  melalui Pos Lintas Batas Negara.(Ek)