Korupsi Dana Desa di TTU Tak Ada Habisnya, Jaksa Kembali Amankan Uang Ratusan Juta

oleh -327 views

Voiceoftimor.com, Kefamenanu – Setelah meningkatkan status kasus dugaan penyelewengan Dana Desa Makun tahun 2014 sampai dengan 2020 dari penyelidikan ke penyidikan, Tim Penyidik Kejaksaaan Negeri Timor Tengah Utara (Kejari TTU) melakukan penggeledahan untuk mengamankan dokumen dan bukti-bukti terkait kasus dugaan korupsi tersebut. Penggeledahan dilakukan di rumah pribadi Kepala Desa Makun, Kecamatan Biboki Feotleu, Matheus Anoit, rumah Bendahara Desa Makun, dan Kantor Desa Makun pada Jumat (20/8/2021) lalu.

Dalam proses penggeledahan tersebut, Tim Penyidik Kejari TTU berhasil mengamankan uang tunai senilai Rp 228.000.000 di rumah Bendahara dan Kepala Desa Makun. Selain uang tunai ratusan juta rupiah, Tim Penyidik Kejari TTU juga mengamankan dokumen pengelolaan keuangan desa Makun. Sementara penyitaan aset belum dilakukan.

“Kemarin kita lakukan penggeledahan di Desa Makun terkait dengan kasus dugaan penyelewengan Dana Desa Makun tahun 2014 sampai dengan 2020. Penggeledahan dilakukan di tiga tempat yakni rumah kepala desa, bendahara, dan Kantor Desa Makun. Kita amankan uang tunai dan dokumen pengelolaan keuangan,”ungkap Kepala Seksi Tindak Pidana Korupsi, Kejari TTU Andrew P. Keya, Sabtu (21/8/2021).

Andrew sebut, proses penggeledahan tersebut dilakukan setelah sebelumnya pihaknya menaikkan status kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut dari penyelidikan ke penyidikan. Karena telah berada dalam tahap penyidikan, pihaknya sebagai Penyidik Kejari TTU berhak melakukan upaya-upaya paksa mulai dari penggeledahan penyitaan, penahanan, hingga penangkapan.

Selanjutnya, kata Andrew, pihaknya akan mempelajari dokumen pengelolaan Dana Desa Makun yang telah diamankan guna menentukan pihak-pihak terkait dalam pengelolaan Dana Desa Makun. Pihaknya akan segera memanggil dan memeriksa pihak-pihak terkait untuk kepentingan penyelesaian proses hukum kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut. (Man)