Oknum Guru SD Dipolisikan Karena Diduga Berprilaku Preman, Aniaya Tokoh Adat

oleh -592 views

Voiceoftimor.com, Kefamenanu – Oknum guru pada salah satu sekolah dasar (SD), di Kefamenanu Utara, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Marsel Suni, harus berurusan dengan aparat kepolisian setempat lantaran diduga bertindak preman melakukan penganiayaan terhadap salah satu tokoh adat.

Oknum Guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) itu dilaporkan, karena menganiaya Petrus Bait Lake(73), tokoh adat Desa Haumeni, Kecamatan Bikomi Utara.

Akibat dari penganiayaan tersebut, korban yang merupakan lansia itu, mengalami cedera di bagian kaki, leher dan kepala.

Tak terima dengan aksi kekerasan oleh oknum guru tersebut, korban dan keluarga lalu melaporkan tindakan itu ke Polres TTU agar diproses secara hukum.

“Benar ada laporan polisi dari korban atas nama Petrus Bait Lake dan sudah diperiksa oleh anggota,”ungkap Kasat Reskrim Polres TTU AKP Sujud Alif Yulamlam, Kamis (26/8/2021).

Menurut Sujud, Kejadian itu bermula, ketika Petrus sedang berada di rumah duka kerabatnya yang meninggal di Kensulat, Kelurahan Kefamenanu Utara, Kecamatan Kota Kefamenanu. Saat itu, Petrus sedang duduk bersama warga lainnya di dalam tenda duka.

Tak lama kemudian terlapor yang datang dari arah belakang Petrus, dan diduga mabuk minuman keras, langsung memukul ke wajah Petrus hingga jatuh tersungkur. Tak cukup sampai disitu, setelah itu terlapor menginjak wajah korban saat tak berdaya.

Merasa tak puas, terlapor lalu mencekik korban dan memutar tangan kanannya. Beruntung, beberapa kerabat korban datang dan meleraikan keduanya.

Petrus lalu dibawa ke keluarga rumahnya dan melaporkan kejadian itu ke Mapolres TTU. Akibat dianiaya, Petrus mengalami cedera di bagian kaki, leher dan kepala.

Sujud menambahkan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil visum dari RSUD Kefamenanu, untuk kepentingan proses hukum selanjutnya.

“Pelpor sudah divisum tapi hasilnya belum ada sehingga kami masih menunggu hasil visum dari pihak medis,” tutup Sujud. (Man)