Data Dinsos Amburadul, Orang Mati Terima Bansos

oleh -506 views

Voiceoftimor.com, Kefamenanu – Kepala Desa Humusu Wini, Alfridus Bana, mengeluhkan lemahnya pengelolaan sistem pendataan penerima bantuan di Dinas Sosial Kabupaten Timor Tengah Utara, (TTU). Lantaran, pihaknya selaku aparat desa selalu diminta mengirimkan data terbaru masyarakat di desa masing-masing. Namun, dalam proses penyaluran bantuan, data yang dipergunakan adalah data lama.

Akibatnya, banyak warga desa yang benar-benar membutuhkan bantuan malah tidak memperoleh bantuan karena tidak terdata dalam daftar penerima bantuan. Sebaliknya, ada warga yang terus menerus menerima berbagai bantuan, bahkan ada warga yang telah meninggal dunia juga masih terdata sebagai penerima bantuan. Hal tersebut jelas menimbulkan ketidakadilan di tengah warga desa.

“Mengapa bantuan selalu datang hanya orang-orang yang sama. Kami minta sistem ini diperbaiki sehingga data yang ada di desa dan kabupaten sampai pusat sama. Kalau bisa setiap bulan ada pemutakhiran data sehingga tidak terjadi tumpang tindih. Dengan demikian bantuan tidak diberikan kepada orang yang sama. Ini membingungkan kami, karena kita masukkan data, tapi bantuan datang untuk orang yang sama saja,”ungkap Alfridus, belum lama ini.

Ia menambahkan pihaknya selaku aparat desa juga disoroti akibat amburadulnya sistem pendataan penerima bantuan tersebut. Banyak warga desa yang menuding penyaluran bantuan sarat dengan kepentingan politik dan keluarga. Hal tersebut jelas merugikan pihaknya selaku aparat desa.

Dinas Sosial Kabupaten TTU diharapkan dapat melakukan update data dengan berpedoman pada data terbaru yang dikirimkan dari masing-masing desa. Hal tersebut dilakukan agar jangan sampai persoalan lama terus berulang. Selain itu, dengan data terbaru, masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan dapat terjangkau dengan bantuan-bantuan sosial dari pemerintah seperti PKH, Bansos, Sembako, dan berbagai jenis bantuan sosial lainnya.(Man)