Instruksi Baru Gubernur NTT, Belanja Makan Minum Perkantoran Wajib Pangan Lokal

oleh -284 views

Voiceoftimor.com, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Victor Bungtilu Laiskodat, mengeluarkan instruksi optimalisasi pemanfaatan dan pemasaran produk lokal yang berasal dari industri kecil dan menengah di Provinsi NTT. Instruksi Gubernur NTT itu dikeluarkan dalam rangka pengembangan dan peningkatan daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Provinsi NTT.

Dalam Instruksi tersebut Gubernur NTT meminta Pemerintah Daerah, pihak swasta dan seluruh lapisan masyarakat NTT harus memberikan dukungan penuh dalam pemanfaatan dan pemasaran produk lokal yang berasal dari IKM. Hal tersebut dilakukan dengan menggunakan produk lokal NTT dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Para bupati dan walikota, Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT, dan Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Provinsi NTT dalam melaksanakan semua kegiatan perkantoran yang berkaitan dengan belanja makan dan minum wajib menggunakan produk lokal NTT, berupa kopi lokal, teh kelor, gula semut lokal, sabun yang bahan bakunya berasal dari garam lokal NTT dan shampo yang bahan bakunya berasal dari gula lontar NTT, dan makanan ringan (kudapan) yang bahan bakunya berasal dari hasil pertanian di NTT.

Dalam Instruksi tersebut, Gubernur NTT juga meminta para bupati/walikota agar mewajibkan semua pengelola pasar modern memperdagangkan produk lokal NTT, berupa kopi lokal, teh kelor, gula semut lokal, sabun yang bahan bakunya berasal dari garam lokal NTT dan shampo yang bahan bakunya berasal dari gula lontar NTT, dan makanan ringan (kudapan) yang bahan bakunya berasal dari hasil pertanian di NTT.

Para bupati/walikota juga harus mewajibkan seluruh ASN memanfaatkan dan menggunakan produk lokal NTT dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT dalam melaksanakan semua kegiatan perkantoran yang berkaitan dengan belanja makan dan minum, juga wajib menggunakan produk lokal NTT.

Seluruh ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTP juga wajib memanfaatkan dan menggunakan produk lokal NTT dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari Bupati/Walikota dan Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT diminta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Instruksi Gubernur tersebut dan wajib melaporkan setiap tiga bulan sekali kepada Gubernur NTT melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT. (Man)