Kebakaran Hutan di Jalan Timor Raya Diduga Ulah Oknum Tak Bertanggung Jawab

oleh -620 views

Voiceoftimor.com, Kefamenanu – Areal hutan di Jalan Timor Raya, Kilometer 10 Jurusan Kupang, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU, Nusa Tenggara Timur (NTT), seluas kurang lebih 5 hektare terbakar pada Jumat (1/10/2021) siang. Kuat dugaan, kebakaran tersebut terjadi karena ulah oknum tak bertanggung jawab.

Sesaat setelah peristiwa kebakaran tersebut, pihak kepolisian langsung membangun koordinasi dan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran, tujuh unit mobil tengki air milik Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Polres TTU, dan pengusaha air minum yang berada di kota Kefamenanu, serta satu unit mobil water canon, untuk memadamkan kobaran api. Beruntung  tidak ada kebun maupun ternak warga yang berada di lokasi kebakaran hutan tersebut.

“Benar pada Jum’at siang sekitar pukul 12.45 Wita, piket penjagaan Polres TTU mendapatkan informasi dari petugas piket Rusunawa bahwa telah terjadi kebakaran hutan di Jalan Timor Raya Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan. Kita langsung berkoordinasi dan kerahkan mobil pemadam kebakaran, mobil water canon, dan tangki air untuk memadamkan api,”jelas Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas, Sabtu (2/10/2021) di Kefamenanu.

Menurut Nelson, lokasi hutan yang terbakar itu diperkirakan seluras kurang lebih 5 hektare. Tidak terdapat ternak sapi maupun kebun milik warga di areal yang terbakar. Proses pemadaman api berlangsung sekitar dua jam hingga akhirnya api benar-benar dipadamkan pada pukul 15.00 Wita.

“Kita akan instruksikan Bhabinkamtibmas Polres TTU dan Polsek jajaran melakukan sosialisasi sehingga masyarakat tidak mambakar hutan secara liar karena dapat merusak ekosistem alam,”pungkasnya.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini dari warga sekitar menyebutkan kebakaran tersebut diduga merupakan ulah orang-orang tak bertanggungjawab yang setiap tahun selalu membakar kawasan hutan tersebut. Pembakaran hutan secara liar itu dilakukan agar nantinya tumbuh rumput baru yang bisa digunakan sebagai makanan ternak. Lahan yang terbakar itu juga dijadikan tempat berkebun secara liar.(Man)