Tertangkap Tangan Muncuri Sapi Puluhan Ekor, Pelaku Asal Sukabitetek Babak Belur

oleh -10.972 views

Voiceoftimor.com, Kefamenanu – AB (29) warga Kampung Sukabitetek, Desa Lentolu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, babak belur dikeroyok massa saat tertangkap tangan mencuri sapi milik warga  Desa Oekopa, Kecamatan Biboki Tanpah, Senin (11/10/2021). AB diketahui bersama dua rekannya melancarkan aksi mereka dengan membobol kandang sapi milik Fransiskus Fouk pada dini hari sekira pukul 01.30 Wita.

Namun, untung tak dapat diraih, setelah berhasil membobol kandang dan menggiring sekitar 16 ekor sapi menyeberang hingga ke kecamatan tetangga, aksi ketiga pencuri itu diketahui pemilik sapi dan warga sekitar. Setelah melakukan pengejaran, warga akhirnya membekuk AB, sementara dua rekannya berhasil kabur. AB kemudian dikeroyok massa hingga babak belur.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pemilik sapi, Fransiskus Fouk menyebutkan, pada Senin (11/10/2021) dini hari sekira pukul 01.30 Wita, Ia dibangunkan oleh istrinya, Romana Pasi, karena mendengar bunyi dari arah pintu kandang sapi. Ia langsung mengambil senter dan keluar mengecek kandang sapinya. Setibanya di sana, ia  mendapati pintu kandang sapi sudah terbuka dan sapi-sapinya sebanyak 16 ekor sudah tidak berada di dalam kandang.

Melihat hal tersebut, ia langsung berteriak dan membangunkan para tetangga untuk melacak beberadaan sapi-sapinya. Mendengar teriakan Fransiskus, tetangganya Ferdinandus Lak pun datang dan membantu mencari di sekitar kandang. Mereka berjalan kurang lebih 300 meter hingga mendekati wilayah Desa Tualene, Kecamatan Biboki Utara dan mendapati tiga orang tak dikenal tengah menggiring sapi-sapi milik Fransiskus menuju  ke arah Nurobo, Kabupaten Malaka.

Fransiskus sontak meneriaki ketiga pencuri itu sehingga ketikanya lari terpencar dan meninggalkan sapi-sapi milik Fransiskus. Fransiskus bersama Ferdinandus Lak fokus mengejar salah satu dari mereka sambil berteriak pencuri sehingga banyak massa yang keluar dan bersama-sama mengejar orang tersebut.

“Sekitar 700 meter dari tempat pertama kali kami mengejar, kami berhasil menangkap si pencuri itu. Karena banyak orang yang merasa kesal, kami langsung mengeroyok si pencuri sampai babak belur,”ungkap Fransiskus.

Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas, melalui Kasat Reskrim Polres TTU, Iptu Fernando Oktober, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terduga pelaku pencurian ternak sapi tersebut. Setelah mendapat informasi, pihaknya melalui Polsek setempat langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara.

Saat tiba di TKP, kata dia, terduga pelaku didapati dalam keadaan babak belur dihajar massa. Polisi pun langsung melarikan terduga pelaku ke Puskesmas Oenopu, guna mendapat perawatan medis. (Man)