Polisi Bekuk Roberth Atok, Rekan Antoni Batista Pelaku Pencurian Belasan Ekor Sapi di Biboki

oleh -6.283 views

Voiceoftimor.com, Kefamenanu – Satu lagi pelaku pencurian ternak sapi di Desa Oekopa, Kecamatan Biboki Selatan, berhasil diringkus pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Biboki Selatan. Roberth Atok (RA) pria asal Lelowae, Kabupaten Belu yang kini berdomisili di Desa Oekopa dibekuk aparat kepolisian berdasarkan pengakuan Antoni Batista (AB), pelaku pertama yang dibekuk dan dikeroyok massa saat menjalankan aksi mereka.

Kuat dugaan RA merupakan informan yang memiliki peran penting dalam menjalankan aksi pencurian ternak sapi. Berdasarkan pengakuan AB, RA-lah yang menjemputnya dari Kampung Sukabitetek, Desa Lentolu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, ke Desa Oekopa untuk bersama-sama menjalankan aksi pencurian ternak.

“Kemarin kita berhasil bekuk satu lagi pelaku pencurian ternak yakni RA. Identitasnya kita ketahui dari pengakuan AB. RA adalah pihak yang berperan sebagai informan. Dia juga menjemput AB untuk bersama-sama menjalankan aksi pencurian ternak,”jelas Kapolsek Biboki Selatan Iptu I Made Seri, Minggu (17/10/2021).

Menurut Made, saat ini jumlah pelaku pencurian ternak sapi yang berhasil dibekuk pihaknya sebanyak dua orang. Sementara barang bukti yang diamankan adalah 16 ekor sapi serta barang bukti pendukung berupa pintu kandang, tas, dan ketapel. Pihaknya saat ini masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus tersebut.

“Kita masih dalami. Kemungkinan ada pelaku lain. Berdasarkan informasi dari sumber terpercaya, ada pelaku ketiga. Informasi ini agak lambat kita peroleh. Tapi, kita terus bekerja keras untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam praktik pencurian sapi ini,”tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya melalui Bhabinkamtibmas terus memberikan imbauan dan soaialisasi kepada masyarakat pemilik ternak agar waspada terhadap aksi pencurian ternak di wilayah tersebut. Ia juga meminta masyarakat agar tidak perlu khawatir, karena pihaknya akan menempuh berbagai upaya untuk membekuk jaringan pencurian ternak.

“Kita memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana mencegah aksi pencurian ternak. Setelah adanya edukasi tersebut, masyarakat kemudian berhasil menangkap pelaku yang pertama. Masyarakat tidak perlu khawatir karena kita akan mengungkap kasus ini hingga tuntas. Saat ini ada petunjuk yang mengarah ke pelaku lain,”pungkasnya.

Sebelumnya, Antoni Batista, (29) warga Kampung Sukabitetek, Desa Lentolu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, babak belur dikeroyok massa saat tertangkap tangan mencuri sapi milik warga  Desa Oekopa, Kecamatan Biboki Tanpah, Senin (11/10/2021). AB diketahui bersama dua rekannya melancarkan aksi mereka dengan membobol kandang sapi milik Fransiskus Fouk pada dini hari sekira pukul 01.30 Wita.

Namun, untung tak dapat diraih, setelah berhasil membobol kandang dan menggiring sekitar 16 ekor sapi menyeberang hingga ke kecamatan tetangga, aksi ketiga pencuri itu diketahui pemilik sapi dan warga sekitar. Setelah melakukan pengejaran, warga akhirnya membekuk AB, sementara dua rekannya berhasil kabur. AB kemudian dikeroyok massa hingga babak belur. (Man)