Bupati Kupang Gelar Rakor, Banyak Pendamping Sering Tinggalkan Desa

oleh -78 views

Voiceoftimor.com, Kupang – Bupati Kupang, Korinus Masneno, memimpin langsung rapat koordinasi bersama tenaga pendamping profesional program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Dalam rapat tersebut Bupati Masneno meminta para pendamping harus mampu mengidentifikasi masalah pada masing-masing desa, agar intervensi dana desa sesuai permasalahan pokok.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Bupati Kupang, Selasa, (19/10/2021), dihadiri langsung Bupati Kupang, Korinus Masneno, Wakil Bupati,Jerry Manafe, Kadis PMD Charles Panie, Koordinator Pendamping Rony Nainitti dan para Pendamping Desa.

Dalam pembahasan tentang pendamping dana desa, Bupati Kupang berharap agar semua pendamping yang hadir saat itu, tidak hanya memiliki kapabilitas yang cukup di lapangan, melainkan harus mampu mengidentifikasi masalah yang ada di desa.

Masneno mengingatkan, agar para pendamping harus mampu melakukan antisipasi sebaik-baiknya dan berkonsultasi dengan Kepala PMD tentang langkah-langkah penyelesaian masalah yang terjadi di desa. Karena dalam memahami masalah dan mendapatkan solusi yang tepat maka persoalan mampu dipecahkan tanpa melanggar peraturan yang berlaku.

“Kekuatan seorang pendamping dan kekuatan seorang pemimpin terletak pada pengambilan keputusan. Didalam kepemerintahan tidak ada keputusan yang tidak bermasalah. Oleh sebab itu, kita harus mengambil keputusan dengan meminimalkan resikonya. Jaga kekuatan mental dan spritual serta kapabilitas dan jangan melanggar aturan yang berlaku”, tegas Masneno.

Sementara Wakil Bupati, Jerry Manafe, mengungkapkan banyak pendamping desa diketahui selama ini sering meninggalkan desa dan memilih tinggal di kota. Aktivitas pendamping hanya sebatas urusan administrasi.

Akibatnya, lanjut Jerry, ragam persoalan di desa tak teridentifikasi dengan baik lantaran ketiadaan tenaga pendamping.
Para pendamping diharapkan agar lebih sering turun ke lapangan dan bekerja sungguh-sungguh mendampingi para kades dalam urusan permasalahan yang terjadi di desa.(Man).