Rutin Gelar Reses Andina Winantuningtyas Temui Ragam Persoalan Masih Melilit Rakyat

oleh -193 views

Voiceoftimor.com, Kefamenanu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Andina Winantuningtyas, kembali menggelar reses di Desa Nunmafo, Kecamatan Insana Induk, Kamis (21/10/2021). Dalam reses tersebut, ia berhasil mengantongi ragam persoalan yang dikeluhkan masyarakat.

Menurut Andina, reses yang digelar tersebut merupakan kewajiban sebagai wakil rakyat untuk menjaring aspirasi serta masalah-masalah yang dialami masyarakat di daerah pemilihannya. Aspirasi dan permasalah masyarakat itu nantinya akan diperjuangkan pada sidang III nanti.

Dalam reses tersebut, ia berhasil mengantongi ragam permasalahan dari masyarakat seperti masalah air bersih, listrik pupuk, pembangunan kapela, jalan, kelompok tenun yang kesulitan pamasaran, penampungan air bersih serta sejumlah persoalan lainnya. Masalah-masalah tersebut akan menjadi referensi yang akan ia bawa dalam sidang III nanti.

“Khusus untuk air bersih merupakan persoalan yang sama dikeluhkan di mana-mana sehingga ini perlu diwujudkan dan saya akan perjuangkan, termasuk keluhan lain yang disampaikan masyarakat hari ini” ungkap Andina.

Sementara salah seorang warga Desa Nunmafo, Kecamatan Insana Induk, Vinsensius Oe, dalam kesempatan itu meminta DPRD agar membantu memperjuangkan status Desa Nunmafo yang hingga kini belum ditetapkan sebagai desa defenitif, lantaran terkendala kode desa.

Menurut Vinsensius, pihaknya berharap melalui perjuangan DPRD sedapat mungkin mendesak pemerintah daerah untuk bekerja maksimal menuntaskan persoalan tersebut sehingga masyarakat di desa Nunmafo dapat menikmati haknya seperti desa lainnya di TTU.

Ketua Lembaga Adat Desa Fatoin, Nikolas Un Ceunfin, mengeluhkan hal senada, terkait status Desa Fatoin, kecamatan Insana Induk. Ia mengatakan, ketidakjelasan pemerintah memperjuangkan kode desa tersebut membawa dampak buruk kepada masyarakat di Desa Fatoin dan 21 desa lainnya di TTU.

Ia menyebutkan, salah satu dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat adalah tak dapat mengakses dana desa dan hanya mendapatkan ADD.

“Sudah tiga tahun status desa kami menggantung dan tidak bisa mengakses dana desa seperti desa-desa lainnya. Kami hanya bisa mendapatkan ADD. Padahal banyak persoalan yang masyarakat hadapi antara lain, air bersih, jalan, kurangnya perhatian terhadap kelompok tani dan ragam persoalan lainnya, kami titipkan kepada ibu,” keluhnya.

Pantaun media ini, reses Anggota DPRD TTU, Andina Winantuningtyas, digelar di Desa Nunmafo, menghadirkan perwakilan warga 10 desa dari Kecamatan Insana Induk dan Insana Tengah. Reses tersebut juga diwarnai dengan pembagian paket sembako dan transportasi kepada ratusan warga yang hadir dalam kegiatan reses tersebut. (Man)