Diduga Korupsi, Polisi Sita Tiga Unit Sepeda Motor dan Satu Bidang Tanah Dari Mantan Kades Akomi

oleh -1.199 views

Voiceoftimor.com, Kefamenanu – Penyidik Polres Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset milik Mantan Kepala Desa Akomi, Kecamatan Miomaffo Tengah, Arnoldus Nau Bana, dan Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Proyek Sumur Bor Desa Akomi, Yakobus Feka. Keduanya merupakan tersangka penyelewengan Dana Desa Akomi

Dari tangan Mantan Kepala Desa Akomi, Arnoldus Nau Bana, Tim Penyidik Polres TTU berhasil menyita tiga unit sepeda motor dan satu unit kulkas. Sementara dari tangan Ketua TPK, Tim Penyidik menyita sebidang tanah. Tidak ada uang tunai yang berhasil disita oleh tim penyidik.

“Beberapa hari yang lali penyidik berhasil menyita tiga unit motor, satu unit kulkas, dan sebidang tanah dari tangan kedua tersangka. Aset-aset tersebut diduga kuat diperoleh dari hasil tindak pidana korupsi,”ungkap Kasat Reskrim Polres TTU, Iptu Fernando Oktober, Rabu (10/11/2021).

Fernando menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus melakukan pelacakan dan penelusuran aset yang diduga kuat diperoleh kedua tersangka dari hasil tindak pidana Korupsi tersebut. Tidak menutup kemungkinan, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melakukan penyitaan terhadap aset-aset lain yang dimiliki oleh kedua tersangka.

Selain itu, lanjut Fernando, pihaknya juga terus melakukan pengembangan penyidikan. Besar kemungkinan akan ada penambahan tersangka baru dalam kasus tersebut.

“Kita akan terus memeriksa pihak-pihak terkait dalam kasus tersebut. Besar kemungkinan akan ada penambahan tersangka baru. Saat ini kita sudah tetapkan dua orang tersangka,”pungkasnya.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu tim penyidik Polres TTU telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa Akomi.
yakni Mantan Kepala Desa Akomi, Arnoldus Nau Bana, dan Ketua TPK Proyek Sumur Bor, Yakobus Feka. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang merugikan negara sebesar Rp 1,3 miliar. (Man)