Panen Padi Ciherang di Noelmina, Gubernur Laiskodat Sebut Kabupaten Kupang Lumbung Pangan

oleh -109 views

Voiceoftimor.com, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Victor Bungtilu Laiskodat, bersama Bupati Kupang, Kepala BPTP NTT dan Perwakilan Dinas Pertanian Provinsi NTT, melaksanakan panen raya padi jenis ciherang yang dibudidayakan oleh Kelompok Tani Pinehas I dan Pinehas II, pada lahan seluas 50 hektare di Desa Noelmina Kecamatan Takari Kabupaten Kupang.

Persawahan yang dikelola oleh dua kelompok tani itu, menghasilkan 8,7 ton padi per hektar. Hal tersebut tak lepas dari adanya intervensi teknologi, benih varietas unggul baru (VUB) dengan sejenisnya, serta cara tanam dan pemupukan berimbang. Selain itu, sumber air yang cukup dan matahari yang mendukung proses fotosintesis maksimum turut memengaruhi jumlah dan kualitas hasil panen.

“Kabupaten Kupang adalah lumbung pangan buat Kota Kupang. Tetap ingat lakukan kolaborasi untuk peningkatan pertanian di NTT, sehingga pertanian NTT bisa punya kemandirian. Bergerak maju tunjukkan produktivitas, efisiensi dalam mengelola dan mengembangkan setiap potensi daerah yang dimiliki,”tegas Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat.

Menurut Laiskodat, untuk memajukan pertanian di NTT, masyarakat harus menjadi lebih bangkit dan sejahtera, tanpa menghiraukan perasaan suka tidak suka orang. Kesejahteraan masyarakat dan kebangkitan NTT dari segala sektor merupakan hal terpenting. Dengan demikian seluruh sektor harus berkolaborasi dan bergerak melakukan lebih banyak lagi riset dan inovasi, untuk lebih mengoptimalkan usaha pertanian

“Pertanian tidak semata-mata untuk pertanian saja, kembangkan ke usaha peternakan. Lanjutkan dengan riset untuk pakan ternak. Sebab 80% pakan ternak datang dari jagung. NTT harus maju dalam penelitian. Rubah dengan desain yang bagus, bibit-bibit unggul yang bagus, rubah mindset. Perubahan seperti itu pertama datang dari Pemerintah. Pemerintah harus mampu desain cara kerja, kerjakan secara luar biasa. Sinergikan TNI, Polri serta seluruh pihak yang berkompeten dalam pembangunan. Maka yakin, NTT akan sejahtera,”pungkasnya

Kepala BPTP NTT, Aset Rouw, mengatakan panen raya tersebut bisa terlaksana karena proses budidaya padi tak terlepas dari intervensi teknologi pertanian terkini serta benih varietas unggul baru. Hal tersebut membuat para petani yang berada di dua kelompok tani itu berhasil memanen dalam.jumlah besar tahun ini. Keberhasilan itu merupakan pencapaian yang luar biasa dan patut diapresiasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kupang Korinus Masneno menyampaikan terima kasih kepada Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementan RI, atas upaya memajukan pertanian di Kabupaten Kupang dalam bentuk pengembangan benih bibit unggul dan teknologi.

Pemerintah Kabupaten Kupang mendukung setiap langkah strategis BPTP NTT dalam memproduksi benih bermutu untuk peningkatan produksi, produktivitas, mutu hasil pertanian melalui riset dan inovasi dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat Kabupaten Kupang juga kota Kupang. Meski baru sebulan mengabdi di NTT, Kepala BPTP sangat semangat membangkitkan usaha pertanian khusus di lokasi persawahan Pinehas, yang sudah dilakukan tanam beberapa bulan yang lalu dan panen perdana secara manual saat ini.(Man)