Voiceoftimor.com ROTE NDAO -NTT

Pj.Kepala Desa Balaoli Nitanel Adu diduga merekasaya data penerima Bantauan Rumah Layak  Huni dengan  menyuruh salah satu warga atas nama Yohanis Henuk Warga RT/RW 005/003 dusun Balaoli Timur Desa Balaoli kecamatan Barat Laut, untuk menandatangani surat pernyataan yang isinya bersedia menerima bantuan rumah layak huni tersebut.

Ironisnya, Yohanes Henuk pernah melayangkan surat penolakan untuk menerima rumah bantuan layak huni yang bersumber dari dana desa tahun 2020.  Pada Selasa 19 Mei 2020.

Alasannya dia tidak pernah meminta untuk namanya dimasukan dalam daftar penerima bantuan rumah gratis, yang bersumber dari dana desa. Namun, pengajuan namanya waktu itu bertujuan untuk menerima bantuan dari Program ALADIN (Atap, Lantai, Dinding) yang bersumber dari dana APBD pemerintah daerah Rote Ndao.

Alasan penolakan lainnya kata Yohanes,  dikarenakan, nama yang mengajukan untuk mendapatkan rumah bantuan  dari dana desa itu bukan dirinya, namun warga lain atas nama Dominggus Henuk yang letaknya di RT/RW 006/003 Desa Balaoli.

Namun tak disangka, warga tersebut ternyata diundang secara diam- diam Oleh kades  Balaoli pada  Kamis 21 Mei 2020 dan meminta Yohanes Henuk untuk menandatangani surat pernyataan yang isinya bersedia menerima rumah bantuan tersebut.

Bahkan kadesnya mengancam akan menghentikan segala bantuan dana desa untuk membantu Yohanes Henuk, apabila dia menolak untuk menerima bantuan rumah layak huni tersebut.

“Tadi malam Kepala Desa Panggil dan suruh saya tanda tangan surat pernyataan bersedia menerima Rumah Bantuan itu. Padahal saya sudah melayangkan surat pernyataan yang isinya menolak rumah bantuan tersebut, karena waktu itu saya punya nama dimasukan untuk menerima bantuan ALADIN. Bukan terima ini rumah bantuan dari dana desa tahun 2020.” Kata Yohanis Henukh ketika dihubungi wartawan, Jumat (22/05/2020)

Baca Juga:   Oknum Caleg Asal Dapil 3 Kab.Kupang Bakal Masuk Bui Dan Didiskualifikasi

Menurut Yohanis Henukh awalnya dirinya dipanggil oleh Kepala Desa untuk mengambil honor penjagaan covid 19 dan ketika sampai di rumah kepala Desa meminta dirinya menanda tangani surat pernyataan yang isinya bersedia menerima rumah bantuan dari dana desa tahun 2020.

“Awalnya saya dipanggil untuk terima honor Penjagaan covid 19, sampai disana  kepala Desa suruh saya, tanda tangan surat menerima itu rumah bantuan,
Kepala Desa bilang kalau saya tidak terima ini bantuan rumah maka ke depan saya tidak terima bantuan lagi”,ujar Yohanis Henukh.

Yohanis Henuk mengakui kalau dirinya tetap berkomitmen untuk tetap menolak rumah bantuan itu dikarenakan dirinya tidak pernah mengajukan syarat administrasi untuk mendapatkan Bantuan rumah yang bersumber dari dana desa.

“Saya tetap menolak karena saya tidak pernah meminta Bantuan Rumah dari dana desa,  tapi tadi malam saya terlanjur tanda tangan itu surat terima dari kepala Desa Karena tidak tau maunya bagaimana”,tegas Yohanis Henuk.

Hingga berita ini di publikasikan Pj. Kepala Desa Balaoli Nitanel Adu yang dihubungi via telepon selular dan pesan WhatsApp sekitar pukul 12.47 wita belum merespon.

Baca Juga:   Calon DPD Martinus Siki Tembus ke Senayan Dengan Total Suara 203.986

Diberitakan sebelumnya Yohanis Henukh, warga Desa Balaoli yang berdomisili di RT 005/RW 003 Dusun Balaoli Timur kecamatan Rote Barat Laut menolak menerima Rumah Bantuan Layak Huni yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa Atau Dana Desa tahun anggaran 2020.

“Saya sudah Kirim surat pernyataan menolak menerima Rumah Bantuan Layak Huni Dari Dana Desa Kepada Bapak Kepala Desa Balaoli”, Kata Yohanis Henukh ketika ditemui wartawan dikediamannya, Selasa(19/05/2020)

Menurut Yohanis Henukh dirinya tidak menerima Bantuan rumah tersebut, sebab dirinya tidak pernah mengajukan persyaratan administrasi kepada pemerintaah Desa setempat terkait Bantuan Rumah tersebut dan setau dirinya sesuai rapat bersama Pemerintah Desa Dan BPD, menetapkan Dominggus  A Henukh yang memenuhi syarat administrasi untuk mendapatkan rumah Bantuan yang bersumber dari dana Desa tersebut

” Saya tidak pernah minta Bantuan rumah dari Pemerintah Desa, dan sesuai rapat bersama di Desa adik Saya Dominggus Henuk Yang mendapatkan rumah Bantuan ini”,ungkap Yohanis

Yohanis Henukh menjelaskan dirinya merasa kaget saat mobil truk milik Kepala Desa Balaoli Nitanael Adu menurunkan pasir satu reit dan semen 79 sak dirumahnya pada bulan lalu, baru dirinya diberitau oleh aparat Desa kalau rumah Bantuan layak huni dari dana desa untuk adiknya Dominggus Henuk dialihkan kepada dirinya

“Saya Kaget juga ketika mobil truk milik Kepala Desa bawa pasir satu reit dan semen 79 sak ke rumah, saat itu baru aparat beritau bahwa rumah bantuan untuk adik saya Dominggus Henuk dipindakah kepada saya, memang Bapak Kepala Desa pernah pernah beritau nanti saya dapat Bantuan rumah Aladin, Bukan dari dana Desa, setelah itu secara lisan saya sampaikan kepada Kepala Desa bahwa saya tidak terima, tapi tidak ada tindak lanjut akhinya kemarin saya krim surat pernyataan menolak Bantuan rumah itu,”,tegas Yohanis Henuk

Baca Juga:   Viktor Laiskodat: Kehadiran Bandara Internasional Oecusse Memberikan Dampak Transportasi Dan Ekonomi Bagi Indonesia (NTT)

Dominggus A Henukh, warga RT 006/RW 003 Desa Balaoli Kecamatan Rote Barat Laut ketika dihubungi wartawan mengatakan Pj Kepala Desa Balaoli Nitanel Adu pernah memanggil dirinya kerumah Kepala Desa dan mendapat penjelasan dari Kepala Desa kalau sesuai rapat bersama di tingkat Desa dirinya memenuhi syarat mendapat rumah bantuan layak huni dari Dana Desa Balaoli tahun 2020 dan saat itu dirinya menyerahkan Foto copi KTP dan menanda tangani sejumlah dokumen yang bermaterai 6000 sebagai syarat Administrasi yang disaksikan langsung oleh saudaranya Yohanis Henukh

“Kepala Desa Pernah panggil saya kerumahnya dan menjelaskan saya dapat bantuan rumah layak huni dari dana desa tahun Anggaran 2020, saya serahkan foto copi KTP dan sudah tanda tangan sejumlah surat yang bermaterai 6000 yang disaksikan oleh saudara Yohanis Henuk, tapi hingga saat ini belum ada kejelasan”,tegas Dominggus Henukh

Hingga berita ini diturunkan Pj Kepala Desa Balaoli Nitanel Adu belum berhasil dikonfirmasi,(Nasa)

KOMENTAR ANDA

komentar