Voicetimor.com Kab.Kupang|NTTGubernur NTT Viktor Laiskodat mengucurkan dana sebesar Rp.168,3 M lebih untuk peningkatan ruas jalan Bokong- Lelogama sepanjang 40,075 KM, Luas 11 meter, badan jalan 5,5 m dilengkapi dengan pasangan batu dan drinase Mulai dari desa Bokong Kecamatan Takari menuju Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan.

Hal ini disampaikan dalam laporan Plt.dinas PUPR propinsi, Maksi Nenabu pada saat dilakukannya peletakan batu pertama pembangunan jalan tersebut, Oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat (Kamis 16/5/19) bertempat di desa Hueknutu Kecamatan Takari. 

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut akan dilaksanakan selama 210 hari meliputi 4 segmen yang dimulai dari Bokong Kecamatan Takari sampai di Lelogama Kec. Amfoang Selatan dengan panjang 40,075 Km.

Jalan ini jelasnya, merupakan akses utama dari Kupang Menuju Fatumonas Amfoang Tengah sebagai Lokasi pembangunan Observatorium Nasional Gunung Timau dan Taman Nasional Langit Gelap. Dari 28 paket konstruksi jalan dan jembatan di NTT jalan ini Lanjut Nenabu, merupakan yang terpanjang dengan jumlah anggaran Rp.168.359.572.000 yang akan dikerjakan oleh 4 Kontraktor.

Sementara Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya menyatakan infrastruktur adalah stimulus pembangunan yang akan mempercepat roda pembangunan di daerah. Dirinya berharap infrastruktur yang terbangun dengan baik akan memberikan dampak positif bagi kemajuan pembangunan dalam rangka mewujudkan NTT yang bangkit dan sejahtera. Kepada Kontraktor yang berkerja, Gubernur Viktor meminta agar berkerja dengan benar dan sungguh-sungguh sehingga hasil kerja bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:   Dimarahi Dan Diancam Wakil Bupati Kupang, Ini Reaksi Dirut Dan Tenaga Kontrak.
“Saya harap jalan ini dapat bertahan hingga 25 tahun kedepan,  sehingga bermanfaat bagi masyarakat. Jangan baru satu tahun pakai sudah rusak, Saya akan minta pertanggungjawaban kontraktor,” pintanya

Akses jalan yang baik ini lanjut Bungtilu, dilakukan guna mendukung Pembangunan Observatorium luar angkasa,yang akan dibangun pada tahun 2020.

“Ini jelas jadi kebanggaan NTT khususnya masyarakat kabupaten Kupang dan Amfoang karena Observatorium ini akan memberikan dampak yang luar biasa bagi kemajuan NTT,” jelas Orang Nomor satu di NTT tersebut.
 
Terkait dengan kondisi berbatasan dengan negara Lain, tambah Viktor, Pulau Timor merupakan pulau yang hebat karena dalam satu pulau yang kecil terdapat 2 negara yang jika bergandengan tangan dan memiliki semangat yang sama untuk maju dan membangun akan hasilkan pulau yang hebat, dan pulau yang maju.


Bupati Kupang: Terima Kasih Pak Gubernur NTT.
Bupati Kupang Korinus Masneno atas nama masyarakat Kabupaten Kupang dalam kesempatan yang sama, mengucapkan Limpah terima kasih yang tulus atas perhatian Pemerintah propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dibawah kepemimpinan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi sehingga pembangunan jalan permanen menuju Amfoang dapat terwujud tahun 2019.

Baca Juga:   Wakil Bupati Kupang "Mencium Aroma Tak Sedap" Mengenai Pengangkatan Tenaga Kontrak.
“Terima kasih banyak pak Gubernur dan pak Wakil Gubernur karena kami mendapatkan jalan baru”tuturnya.

Dirinya berharap dengan peletakan batu pertama pembangunan jalan ini  dapat membuka akses dari Takari menuju Amfoang dan menggenjot pertumbuhan ekonomi dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kupang. 

Diakui Masneno luas wilayah kabupaten Kupang yang luasnya lebih kurang 5.800 km dan mencapai 3/4 wilayah provinsi Bali  membutuhkan sinergitas pembangunan baik dari Pemerintah pusat maupun dari Pemerintah Provinsi sehingga dapat mewujudkan keberhasilan pembangunan infrastruktur yang memadai.

“untuk mencapai pembangunan yang ideal maka kita perlu sinergiskan kerja sama mulai dari pemerintah pusat,propinsi dan kabupaten agar bisa mencapai tujuan pembangunan yang kita impikan bersama” jelasnya.

Baca Juga:   Diduga Jengkel Akibat Tinggalkan Anak Gadisnya, Takain Tikam Kaesnube hingga tewas Di Tempat
Kabupaten Kupang juga jelas Masneno merupakan garda terdepan NKRI, sebagai etalase depan karena berbatasan langsung dengan Negara Australia dan Timor Leste oleh karena itu wajah pembangunan di Kabupaten Kupang khususnya di Amfoang menunjukan seperti apa Indonesia. Pembangunan infrastruktur yang baik tentunya akan mengharumkan Indonesia di mata negara tetangga.

Harapan lainnya jelas Masneno, pembangunan infrastruktur jalan ini pasti akan mendukung suksesnya pembangunan Observatorium Nasional Gunung Timau yang ada di Amfoang Tengah Kabupaten Kupang. Oleh karena itu dia mengharapakan kepada 4 kontraktor diantaranya PT. Nusa Jaya Abadi, PT. Surya Agung Kencana, PT. Bumi Permai Nusantara dan PT. Berlian Asean supaya bisa mengerjakan 4 segmen jalan tersebut secara baik.

Acara peletakan batu pertama ini dihadiri oleh Wabup Jerry Manafe,  Anggota DPRD Kabupaten Kupang  Habel Mbate, Sekda Kab. Kupang Obet Laha dan para pejabat Lingkup Pemprov NTT dan Kabupaten Kupang. **Man##

KOMENTAR ANDA

komentar