Naibonat, Kupang – Voiceoftimor.com

Ketua komisi 3 DPRD Kabupaten Kupang Deasy Balloh Foeh ancam tutup pabrik Tahu yang berada di sekitar Jalan Timor raya kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Pasalnya limbah pabrik tahu tersebut, dibuang sembarang tempat dan menyebabkan bau busuk yang sangat menyekat hidung dan bisa menimbulkan penyakit paru -paru bagi warga sekitar dan juga warga pengguna kendaraan yang selalu melintas melewati Jalan Timor Raya tersebut.

Selain itu, limbah pabrik juga dibuang ke sawah warga sekitar yang mengakibatkan gatal -gatal bagi masyarakat yang mengelolah sawah di sekitar pabrik tersebut.

Baca Juga:   Video Ketua Komisi 3 DPRD Kupang Marahi Pemilik Pabrik Tahu Karena Limbahnya Berbau Busuk.

Melihat kondisi tersebut ketua komisi 3 DPRD Kabupaten Kupang Deasy Ballo bersama rekan -rekannya melakukan pemantauan langsung bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kupang Paternus Vinci dan beberapa Anggota Dewan, diantaranya Mese Mbura, Domi Atimeta, Ferdinan Teuf dan Yakobertus Seran serta lurah Naibonat dan ketua LPM mendatangi pabrik tahu yang selama ini di keluhkan warga pada Jumat 31/ 01/20.

Kepada wartawan ketua Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Kupang mengatakan dia memberikan waktu satu minggu agar pemilik pabrik bisa membenahi tempat pembuangan limbah tersebut jika tidak maka dia meminta dinas lingkungan hidup Kabupaten Kupang untuk menutup pabrik tersebut.

Baca Juga:   Nasib 281.099 jiwa penduduk Kabupaten Kupang di ujung Tanduk

Saya kasih waktu 1 minggu untuk benahi pembuangan limbah pabrik. jika tidak diindahkan maka sebaiknya pabrik ini di tutup saja sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat setempat“. Tuturnya.

Menurutnya pemerintah membutuhkan dukungan pabrik lokal untuk menopang pembangunan namun demikian pembangunan mesti memperhatikan semua kenyamanan masyarakat.

kita tentu butuh dukungan pembangunan pabrik untuk menopang geliat ekonomi masyarakat dalam rangka mendukung pembangunan di Kabupaten Kupang namun harus perhatikan lingkungan sekitar agar tidak merugikan warga setempat“katanya.

Baca Juga:   Dimarahi Dan Diancam Wakil Bupati Kupang, Ini Reaksi Dirut Dan Tenaga Kontrak.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Paternus Vinci juga menegaskan agar pabrik tersebut harus membenahi pembuangan limbah tersebut, sehingga tidak menimbulkan polusi udara bagi masyarakat sekitar.

Dia meminta pemilik pabrik untuk membenahi pabrik tersebut dengan baik jika tidak maka sebaiknya ditutup atau di pindahkan.

Boleh usaha asalkan benahi pabriknya agar tidak menimbulkan kerugian bagi pihak lain. Bila perlu pabrik ini di tutup atau dipindahkan jika tak mampu benahi pabrik ini dalam satu minggu.” tutur vinci. (Tim)

KOMENTAR ANDA

komentar