Voiceoftimor.com ROTE NDAO-NTT
Penyidik Polres Rote Ndao bersama Polsek Lobalain dan Polsek Rote Timur berhasil menangkap atau mengamankan seorang  yang berinisial “FM” sebagai tersangka pencurian sepeda motor Honda Beat milik Brian Rudolf Killa (Korban) dengan nomor Polisi DH 2362  dan nomor Rangka, MH1JFR112FK010051 dan Nomor Mesin JFR1E-1009167.

Plt.Kasat Reskrim Kepolisian Resor Rote Ndao Iptu Yames Jems Mbau,S.Sos saat menggelar Jumpa Pers di Polres Rote Ndao sabtu,(01/08/2020) mengatakan sebelum tersangka mengambil Sepeda Motor Tersebut terlebih dahulu tersangka memantau dan mengawasi situasi lingkungan dan mengambil motor pada kesempatan yang tepat dan aksi tersangka tidak diketahun pemilik sepeda motor,

“Tersangka mengambil motor Tersebut menggunakan kunci motor merek Honda yang bukan kunci asli sepeda korban”,kata Yames Mbau,

Yames Mbau menjelaskan setelah penyidik mendapat laporan terjadinya pencurian sepeda motor, tim penyidik gabungan dari Satuan Reskrim dan Unit Reskrim Polsek Lobalain langsung melakukan oleh TKP dan pengumpulan bahan keterangan dari saksi di lapangan., Kamis 30 Juli 2020, KBO Reskrim Aiptu Stefanus Palaka, SH yang mendapat informasi dari saksi Saleh Baba bahwa pelaku curanmor sempat berada di Dusun Mbokak, Desa Nggalai, Kecamatan Rote Barat Daya. Dengan adanya informasi tersebut, KBO Reskrim bersama tim penyidik gabungan langsung mendatangi rumah saksi untuk mendapatkan keterangan lengkapnya.

Baca Juga:   Berkat Polres Kupang,Aksi Demo Di Tuapukan Berjalan Aman Dan Tertib

Lanjut Yames Mbau, Informasi yang didapat bahwa benar pelaku sempat bermalam dirumahnya dengan membawa sepeda motor jenis Honda Beat, kemudian Keesokan harinya saksi membuka akun Facebook miliknya melihat dimana ada postingan yang menyatakan bahwa ada orang yang telah kehilangan sepeda motor miliknya, melihat postingan tersebut spontan saksi langsung mengatakan “ah ini motor sudah”, karena takut pelaku yang mendengar kata itu langsung pergi meninggalkan rumah saksi dengan menggunakan sepeda motor tersebut.

Dari hasil informasi yang didapat, tim mendapatkan nomor handphone milik pelaku yang masih aktif, dari nomor handphone tersebut kemudian dicek dan ditelusuri cek posnya diketahui pelaku berada di Desa Sotimori, Kecamatan Landu Leko.

Baca Juga:   Sadis, Inilah Ungkapan 5 Saksi Dalam Kasus Penembakan Ny.Marince Ndun Di Rote Ndao.

Selanjutnya pada pukul 17.00 wita, tim penyidik gabungan Satuan Reskrim dan Unit Reskrim Polsek Lobalain yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Lobalain IPDA Setiono, SH bersama KBO Satuan Reskrim Aiptu Stefanus Palaka, SH langsung menuju ke Desa Sotimori dan Setibanya di Landu Leko tim langsung berkoordinasi dengan Camat Landu Leko JOSTAF FAAH, dari hasil koordinasi selanjutnya Camat langsung menelpon Kepala Desa Sotimori Aser  Bulan untuk membantu dan mengamati apabila ada sepeda motor jenis Honda Beat warna merah untuk segera dapat memberikan informasi..

Tidak berselang lama, kemudian Kepala Desa Sotimori menelpon dan menginformasikan bahwa telah melihat pelaku dengan sepeda motor Honda Beat warna merah melintas di depan rumahnya, dan selanjutnya langsung diamankan di rumahnya. Mendapat informasi tersebut, tim langsung menuju rumah Kepala Desa Sotimori untuk menjemput pelaku bersama barang buktinya. ungkap Yames Mbau.

Yamea Mbau menyebutkan tindakan tersangka Tersebut melanggar pasal 363 ayat (1) Ke-3 KUHP dan Subs Pasal 362 KUHP dengan ancaman Hukuman 7 Tahun Penjara, dan Tersanga telah dikenakan Penahan di Polres Rote Ndao selama 20 hari terhitung tanggal 31 Juli hingga 19 Agustus 2020 guna kelancaran Proses Penyidikan,

Baca Juga:   Kritik Bupati Rote Ndao lewat Pemberitaan, PEMRED Berita NTT.Com Dipolisikan

Barang Bukti yang diamankan yakni, 1 (satu) unit Sepeda Motor jenis Honda BEAT warna merah hitam Nomor Polisi DH 2362 GB, dengan Nomor Rangka : MH1JFR112FK010051 dan Nomor Mesin : JFR1E – 1009167;
2 (dua) buah kunci kontak duplikat merk Honda;
1 (satu) buah Handphone merk Samsung J2 Prime warna hitam;
1 (satu) buah alat charger Handphone warna hitam;
1 (satu) buah tas pinggang warna merah merk Adidas;
Uang tunai Rp 325.000 (tiga ratus dua puluh lima ribuh) rupiah;
1 (satu) buah pemantik gas;
1 (satu) botol minyak rambut merk Rita warna hijau;
1 (satu) botol kosong kecil bekas minyak rambut;
1 (satu) bungkus Rokok Surya 16 yang berisi tiga batang rokok;
1 (satu) buah alat cukur jenggot;, (Nasa)

KOMENTAR ANDA

komentar